SUARA INDONESIA PURWOREJO

16 Jembatan Gantung di Purworejo Selesai Dikerjakan, Warga Sambut Gembira

- 03 February 2021 | 12:02
Komunitas 16 Jembatan Gantung di Purworejo Selesai Dikerjakan, Warga Sambut Gembira
Salah satu jembatan yang sudah jadi dan mulai dilewati oleh warga.

PURWOREJO- Rasa senang dan lega menyelimuti warga Desa Semawung, Kecamatan Purworejo, dan warga Desa Popongan, Kecamatan Banyuurip, Purworejo, Jawa Tengah, setelah 25 tahun bermimpi untuk memiliki jembatan sebagai penghubung dua Desa itu, kini telah terwujud dengan hadirnya bantuan hibah konstruksi jembatan gantung dari Toni Ruttiman warga asal Swiss.

Dengan dibangunya jembatan gantung itu maka sudah ada 16 konstruksi bangunan jembatan gantung yang dibangun oleh Tony Ruttiman di Kabupaten Purworejo, sejak tahun 2013 lalu.

"Sudah ada 16 jembatan gantung yang berhasil kita bangun, 14 selesai dibangun hingga tahun 2020 kemarin, mengawali tahun 2021 ini kita bangun kembali dua konstruksi jembatan gantung, yaitu jembatan gantung penghubung Desa Semawung-Popongan sepanjang 70 meter dan jembatan gantung penghubung Desa Banyuasin Kembaran-Banyuasin Separe sepanjang 40 meter," ungkap Yogo Triyanto Rudito, koordinator fasilitasi jembatan gantung Toni Ruttimann di Purworejo, Rabu (3/2/2021).

Dikatakannya, di tahun 2013 lalu Toni mulai membangun jembatan di Purworejo setelah Paguyuban Kepala Desa Kabupaten Purworejo (Polosoro) melakukan komunikasi dengan Suntana, koordinator tim Toni Ruttimann untuk Indonesia. Suntana lalu melakukan penilaian dan memfasilitasi Toni membangun jembatan gantung sesuai tempat yang telah ditentukan.

“Toni menyumbangkan material jembatan secara gratis untuk warga. Masyarakat hanya mengumpulkan swadaya untuk membuat pondasi, mengganti biaya pengelasan baja dan transportasi material jembatan,” jelasnya.

Menurut Toni, jembatan gantung memang sangat dibutuhkan warga di sejumlah lokasi di wilayah Kabupaten Purworejo, sebagai sarana penyeberangan bagi warga yang belum terbangun jembatan.

Sementara itu, Kepala Desa Semawung, Samud Purnomo, mengaku senang dan lega jika desanya menjadi salah satu desa yang dibangun jembatan gantung hasil bantuan Toni Rottiman. Jembatan yang sedang dibangun diatas sungai Bogowonto itu diharapkan bisa mempermudah warga Desa Semawung dan Popongan untuk menyeberang, baik untuk keperluan bertani maupun aktivitas sehari-hari lainya.

“Sudah sejak 25 tahun lalu, warga mengimpikan jembatan itu, alhamdulillah mimpi itu sekarang terwujud,” katanya.

Saat ini warga masih melakukan swadaya pembangunan tiang pancang jembatan gantung. Dimungkinkan hingga menunggu bangunan kering, jembatan bisa selesai dibangun sebulan mendatang.

"Desa Semawung telah dirintis menjadi desa wisata, dengan adanya dua lokasi outbond dan embung pemancingan Desa Semawung serta sejumlah potensi wisata di 8 pedukuhan yang ada, diharapkan dengan adanya jembatan ini bisa mempermudah desa dan warga mewujudkan cita-cita itu. Setidaknya warga yang memiliki lahan pertanian di seberang sungai menjadi mudah, akses menuju dua wilayah bisa dilalui dengan lancar," harapnya. (Widarto)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta :
Editor :

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya