SUARA INDONESIA PURWOREJO

Tempati Rumah Tak Layak Huni, Warga Purworejo Ini Dikunjungi Camat Loano

- 15 October 2020 | 07:10
Peristiwa Daerah Tempati Rumah Tak Layak Huni, Warga Purworejo Ini Dikunjungi Camat Loano
Camat Loano saat berbincang- bincang dengan Ngadirin

PURWOREJO - Terkait pemberitaan dibeberapa media online dan channel youtobe pada tanggal 13 Oktober 2020 kemarin, yaitu adanya warga Desa Kalisemo, Kecamatan Loano, atas nama Ngadirin yang tinggal di rumah dinas penjaga pengairan dan sudah tidak layak huni, tinggal sendirian serta sedang mengalami sakit stroke ringan, akhirnya mendapat perhatian dari Camat Loano, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Rabu (14/10/2020).

Dalam kunjungannya, Camat Loano, Laksana Sakti, AP., M.Si. didampingi Lilos Hapsarasto, S.Sos dari Dinas Sosial Kabupaten Purworejo, Eny Widiarty, S.siT., M.kes dari Dinas Kesehatan Kabupaten Purworejo, Puskesmas Loano, dan Kepala Desa Kalisemo beserta perangkatnya.

Sesampainya di rumah Dinas penjaga pengairan yang di tempati Ngadirin, Camat Loano beserta rombongan terlihat prihatin sekali terhadap keadaan yang tidak selayaknya ditempati untuk dijadikan tempat tinggal.

Saat di wawancarai beberapa awak media, Camat Loano, Laksana Sakti, AP., M.Si. menyampaikan, dengan kondisi Pak Ngadirin yakni terkait tempat tinggal saya kira ini tempat tinggal yang tidak layak huni, karena rumah milik dinas pengairan ini tanpa adanya penerangan lampu dan dan air bersih.

" Harapannya, setelah tadi kita koordinasi dari semua pihak, nanti Pak Ngadirin akan mendapatkan perhatian khusus segera dibuatkan rumah yang layak huni," jelasnya.

Sementara itu, Lilos Hapsarasto, S.Sos dari Dinas Sosial mengatakan, untuk Pak Ngadirin kami dari Dinas Sosial akan membantu Pemdes untuk kelancaran pelaksanaan prosedur kegiatan bantuan tempat tinggal tersebut.

" Selanjutnya karena Pak Ngadirin itu punya saudara yang ODGJ, kami akan membantu juga semaksimal mungkin adik dari Ngadirin untuk kami masukan ke rumah sakit jiwa dan setelah itu kami bantu masuk ke panti ODGJ supaya bisa lekas sembuh," terang Lilos.

Kemudian terkait permyataan Kepala Desa Kalisemo kemarin yang mengatakan, kalau Ngadirin itu stres setelah di tinggal istrinya dibantah langsung oleh petugas Pj Pelaksana Puskesmas Loano, yang menyampaikan, kalau Pak Ngadirin itu normal tidak punya gangguan jiwa sama sekali, kalau data yang masuk itu beliau sakit stroke dan adiknya yang mengalami gangguan jiwa.

" Makanya kami sempat kaget kok ada isu Pak Ngadirin sakit jiwa, padahal Pak Ngadirin tidak terdata sebagai ODGJ di wilayah Puskesmas Loano," 

Selanjutnya, Kepala Desa Kalisemo, Sarimo, M.Pd. mengucapkan, kami akan segera koordinasikan dengan Pemerintah Kabupaten, untuk menindak lanjuti kehidupan Ngadirin supaya lebih manusiawi.

" Mohon maaf atas segala keterbatasan kami dan kami mohon maaf, semoga semua ini ada hikmahnya," pungkasnya. (Agus.S)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta :
Editor :

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya