SUARA INDONESIA PURWOREJO

Jati Bird Farm Peternak Perkutut Purworejo Beromset Puluhan Juta

- 24 October 2020 | 19:10
Peristiwa Daerah Jati Bird Farm Peternak Perkutut Purworejo Beromset Puluhan Juta
Suwarto saat memperlihatkan salah satu piala juara nasional miliknya.

PURWOREJO - Di tengah kesibukannya sebagai Kepala Desa Jatimalang dan Ketua Polosoro Kabupaten Purworejo, sosok Suwarto juga memiliki hobi peternak burung perkutut.

Dengan nama Jati Bird Farm, Suwarto memelihara ratusan burung perkutut di rumahnya di Desa Jatimalang, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, saat di temui, Sabtu (24/10/2020).

Suwarto mengaku, hobinya ini untuk melestarikan burung perkutut di Kabupaten Purworejo.

"Kedepan saya berharap, di Purworejo ini bisa melahirkan perkutut-perkutut yang berani berlaga dilapangan ataupun perkutut nasional," terangnya.

Lebih lanjut, Suwarto menceritakan, dirinya mulai menyukai burung perkutut mulai Tahun 2014

"Ketertarikan saya awal suka burung perkutut ini karena dari suara dan dari cara lomba itu lebih tenang lebih nyaman dan saya lebih menyukainya," ungkapnya.

Untuk harga sendiri kita relatif mulai dari harga 1 juta sampai dengan 200 juta, kalau kriteria yang 200 juta itu ya dari suara ketukan depan belakang dan sesuai dengan varian lomba, bebernya.

"Sekitar 170 ekor saya pelihara, untuk perkutut yang bagus itu ya dari suara untuk depan itu dua suku kata bisa narik, terus ketukan, terus irama terus ujung," terang pria yang menjadi Ketua Polosoro itu.

Mengenai pemasaran, banyak dari kalangan Purworejo, Magelang, Madura dan daerah-daerah luar pulau jawa juga banyak.

"Kalau untuk lomba sendiri kami sudah keliling mulai dari Jakarta, Bali, Lombok, Bandung, Semarang, Pasuruan dan Madura untuk jenis perkutut bangkok yang saya ikutkan lomba," paparnya.

Kemudian Sewarto menjelaskan, untuk pemeliharaan burung perkutut yang perlu diperhatikan adalah kebersihan dan perawatan kandang serta segi makanan dan minuman yang cukup.

"Kalau makanan khusus itu tidak ada cuma milat dan gabah lampung yang kecil-kecil itu, untuk anakan bagus kita perlu indukan yang bagus juga," pungkasnya. (Agus.S)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta :
Editor :

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya